APLIKASI RANGKAIAN UAS
>1.Tujuan[KEMBALI]
- Merangkai rangkaian dengan menggunakan sensor flame atau api- Menguji rangkaian sensor api apabila mendeteksi api maka pompa akan bekerja sehingga bisa untuk memadamkan api
2. Alat dan bahan[KEMBALI]
- Alternator
- Buzzer
- Flame sensor
- LED-RED
- Logiscstate
- LPV324M
- NPN
- POT-HG
- Relay
- Res
-VSOURCE
-Fan-DC
-AC Voltmeter
- Buzzer
- Flame sensor
- LED-RED
- Logiscstate
- LPV324M
- NPN
- POT-HG
- Relay
- Res
-VSOURCE
3.Teori[KEMBALI]
Flame Detector
Flame
detektor akan bekerja untuk mendeteksi bila terjadi percikan api di suatu area
pantauannya. Biasanya bekerja berdasarkan perubahan warna atau cahaya (optical
sensor) dan ionisasi di suatu area yang berpengaruh pada sensor
.Jenis
Flame Detector yang bekerja dengan sistem optical sensor:
- Ultraviolet (UV) Flame Detector: bekerja dengan panjang gelombang lebih pendek dari 300 nm. Detektor ini mendeteksi kebakaran dan ledakan dalam waktu 3-4 milidetik karena radiasi UV yang dipancarkan pada saat terjadi percikan api.
- Near Infrared Array Flame Detectors: juga dikenal sebagai detektor api visual, menggunakan teknologi pengenalan api untuk mengkonfirmasi timbulnya api dengan menganalisis dekat radiasi IR melalui array pixel dari sebuah charge-coupled device (CCD).
- Infrared (IR) Flame Detectors: detektor api yang bekerja dalam spektrum pita inframerah. Gas panas memancarkan pola spektrum tertentu di wilayah inframerah, yang dapat dirasakan dengan kamera thermal imaging khusus (TIC), jenis kamera ini dikenal juga sebagai kamera thermographic
- IR3 flame detectors: bekerja dengan membandingkan tiga band panjang gelombang tertentu dalam IR wilayah spektrum dan rasio mereka satu sama lain.
4.Gambar rangkaian[KEMBALI]
5.Prinsip kerja[KEMBALI]
Komponen alarm menggunakan sumber arus internal yaitu sumber
arus DC. Ketika terdapat asap api yang mengenai sensor flame, maka sensor
akan mengirim output sinyal. Dikarenakan output yang dihasilkan sangat kecil
sehingga tegangan yang dihasilkan arus diperbesar dengan menggunakan opamp dan
transistor. tegangan yang dihasilkan tersebut akan menginduksi kumparan pada
relay sehingga switch akan berubah posisi. Perubahan posisi switch menyebabkan
rangkaian menjadi tertutup sehingga arus bolak balik pada kantor akan mengalir
menuju buzzer dan FAN-DC yang terdapat pada ruangan yang ada diseluruh kantor
untuk apabila muncul api di sebuah ruangan maka pompa motor akan memompa air untuk memadamkan api.
6.Video rangkaian[KEMBALI]
7.Link download[KEMBALI]
-Link dowloadnya Disini-Link downloadnya Disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar